Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, telah dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Pada awal Desember 2025, publik digegerkan oleh keputusan mendadak Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra (DPP Gerindra) yang secara resmi mencopot Aceh Selatan lewat tangan Bupati sekaligus Ketua DPC Gerindra setempat, Mirwan MS.
Keberangkatan Umrah di Tengah Bencana
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, menuai kontroversi setelah tetap berangkat umrah ke Tanah Suci saat wilayahnya dilanda bencana banjir dan tanah longsor. Keberangkatan Mirwan ini menjadi sorotan dan viral di media sosial. Terutama karena kondisi Aceh saat itu tengah dilanda bencana hidrometeorologi.
Foto-foto Mirwan di Tanah Suci awalnya diunggah oleh akun Instagram travel yang digunakannya untuk umrah. Ironisnya, Mirwan telah menerbitkan surat ketidaksanggupan dalam penanganan tanggap darurat banjir dan longsor pada 27 November 2025. Namun lima hari kemudian, pada 2 Desember, ia justru pergi umrah bersama keluarganya.
Bahkan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem sebelumnya telah menolak izin bepergian ke luar negeri untuk Mirwan karena adanya bencana yang terjadi setelah hujan super deras pada 25 November.
Mualem juga telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi di Aceh. Dan menilai Aceh Selatan termasuk salah satu daerah terdampak bencana yang parah.
Reaksi Keras Dari Partai Gerindra
Kepergian bupati sempat memicu kekecewaan luas dari masyarakat Aceh Selatan yang tengah bergulat dengan dampak bencana rumah dan fasilitas publik banyak yang hancur, warga butuh bantuan mendesak. Namun sosok pemimpinnya terlihat “pergi jauh” saat masa krusial. Banyak pihak menilai sikap itu menunjukkan ketidakpedulian.
Bukan hanya partai yang bereaksi, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) juga turun tangan mereka menyatakan akan memeriksa Mirwan segera setelah ia pulang. Untuk menilai apakah ada pelanggaran prosedur selama masa tanggap darurat.
Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) dikabarkan telah menyiapkan tim inspeksi. Dan pemeriksaan dijadwalkan berlangsung segera ketika Mirwan kembali ke Indonesia sebagai bagian dari evaluasi kepatuhan terhadap regulasi kepala daerah selama bencana.
Baca Juga: Verrell Bramasta Kenakan Rompi Taktis Saat Bantu Korban Bencana di Padang
Alasan Mirwan MS Pergi Umroh

Menurut pernyataannya, Mirwan MS mengungkapkan bahwa kunjungan ke Tanah Suci adalah untuk menunaikan nazar pribadi sebuah janji spiritual yang sudah dia rencanakan sejak sebelum pemilihan kepala daerah 2024.
Dia mengklaim telah mengurus pendaftaran umrah jauh hari sebelumnya. Dan bahwa keberangkatan itu sempat ditunda ketika bencana melanda.
Sebelum berangkat, Mirwan menyatakan bahwa ia bersama tim pemerintahan daerah sudah turun langsung ke lokasi terdampak banjir dan longsor. Meninjau kondisi pengungsi, serta memastikan bahwa penanganan bencana oleh perangkat daerah telah berjalan.
Menurut klaimnya, situasi sudah membaik dengan kondisi darurat mulai terkendali. Sehingga ia merasa aman untuk melaksanakan umrah tanpa mengabaikan tanggung jawabnya terhadap masyarakat.
Status Penanganan Bencana di Aceh Selatan
Setelah bencana banjir dan longsor bagian dari gelombang dampak 2025 Sumatra floods and landslides terjadi di Aceh Selatan. Daerah tersebut resmi berada dalam status tanggap darurat bencana.
Pemerintah provinsi dan kabupaten segera mengerahkan tim tanggap darurat serta perangkat daerah untuk mengevakuasi warga terdampak. Mendata angka kerusakan, dan menyalurkan bantuan awal berupa kebutuhan mendesak seperti makanan, air bersih, dan tempat tinggal sementara.
Meski demikian, penanganan mendapat sorotan dari pemerintah pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan bahwa di masa tanggap darurat. Kehadiran pemimpin daerah sangat dibutuhkan untuk memantau secara langsung proses pemulihan dan distribusi bantuan, memastikan tidak ada penyalahgunaan. Dan menjaga koordinasi penanganan bencana berjalan lancar.
Pemerintah juga menyiagakan inspeksi dan pengawasan agar lebih transparan dan akuntabel terhadap langkah-langkah pemulihan pascabencana di Aceh Selatan.
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di BACOTAN GEN Z.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari inet.detik.com
- Gambar Kedua dari www.trenmedia.co.id