Fenomena pekerja muda yang sering berpindah kerja kembali disorot setelah survei menunjukkan Gen Z rata-rata hanya bertahan 1,8 tahun di satu pekerjaan.
Data tersebut menunjukkan adanya perubahan besar dalam pola karier generasi muda dibanding generasi sebelumnya. Survei yang dirilis pada Senin, 19 Mei 2026, itu juga mengungkap berbagai alasan yang membuat Gen Z memilih resign lebih cepat demi mencari peluang yang dianggap lebih baik.
Dapatkan informasi terbaru dari BACOTAN GEN Z tentang tren digital, teknologi, hiburan, gaya hidup, dan perkembangan Gen Z terkini setiap hari hanya untuk Anda.
Survei Ungkap Gen Z Cepat Pindah Kerja
Laporan survei tersebut menunjukkan bahwa Gen Z rata-rata hanya bertahan selama 1,8 tahun di satu perusahaan. Angka itu jauh lebih singkat dibanding generasi milenial maupun Gen X yang cenderung memiliki masa kerja lebih panjang di tempat yang sama.
Survei dirilis pada Senin, 19 Mei 2026, dan melibatkan ribuan responden usia produktif dari berbagai sektor pekerjaan. Hasilnya memperlihatkan bahwa fleksibilitas kerja kini menjadi salah satu faktor utama yang diprioritaskan pekerja muda dalam menentukan karier.
Banyak responden mengaku tidak lagi melihat pekerjaan sebagai tempat untuk bertahan puluhan tahun. Sebaliknya, mereka lebih fokus mencari pengalaman, peningkatan keterampilan, dan peluang karier yang dinilai lebih menjanjikan di masa depan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Alasan Gen Z Mudah Resign Dari Pekerjaan
Salah satu alasan terbesar Gen Z cepat pindah kerja adalah soal keseimbangan hidup dan pekerjaan atau work-life balance. Banyak pekerja muda kini lebih memilih lingkungan kerja yang fleksibel dibanding hanya mengejar gaji tinggi semata.
Selain itu, budaya kerja toxic juga menjadi faktor utama yang mendorong Gen Z memilih resign. Mereka cenderung tidak ingin bertahan di perusahaan yang memiliki tekanan berlebihan, komunikasi buruk, atau jam kerja yang dianggap tidak sehat.
Faktor perkembangan karier juga berpengaruh besar. Gen Z merasa lebih mudah mencari pekerjaan baru melalui platform digital dan media sosial profesional. Karena itu, mereka lebih berani meninggalkan pekerjaan lama demi kesempatan yang dinilai lebih baik.
Baca Juga: Bikin Cemas! Gen Z dan Pinjaman Daring Ungkap Masalah Literasi Keuangan
Perbedaan Pola Karier Dengan Generasi Sebelumnya
Generasi sebelumnya cenderung memandang loyalitas kerja sebagai hal penting dalam perjalanan karier. Banyak pekerja generasi lama rela bertahan bertahun-tahun demi kestabilan finansial dan jenjang jabatan di perusahaan yang sama.
Berbeda dengan itu, Gen Z lebih mengutamakan kenyamanan kerja dan kesehatan mental. Mereka juga lebih terbuka terhadap konsep freelance, remote working, hingga pekerjaan berbasis proyek yang memberi kebebasan lebih besar.
Perkembangan teknologi juga membuat akses informasi lowongan kerja semakin mudah. Kondisi tersebut menyebabkan mobilitas karier Gen Z menjadi jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya yang memiliki keterbatasan akses informasi pekerjaan.
Tantangan Perusahaan Menghadapi Gen Z
Perusahaan kini dituntut menyesuaikan budaya kerja agar lebih relevan dengan kebutuhan generasi muda. Banyak perusahaan mulai menerapkan sistem kerja hybrid dan fleksibel untuk mempertahankan talenta Gen Z agar tidak cepat resign.
Selain fleksibilitas, transparansi komunikasi dan kesempatan pengembangan karier juga menjadi perhatian penting. Gen Z cenderung ingin bekerja di perusahaan yang memberikan ruang belajar serta apresiasi terhadap kontribusi karyawan.
Hasil survei ini menjadi gambaran perubahan besar dunia kerja modern. Perusahaan yang gagal memahami pola pikir Gen Z berisiko kehilangan banyak talenta muda potensial dalam waktu singkat. Karena itu, adaptasi budaya kerja menjadi tantangan penting di era ketenagakerjaan saat ini.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di BACOTAN GEN Z agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari retizen.republika.co.id
- Gambar Kedua dari kumparan.com