Penyakit jantung yang selama ini identik dengan kelompok usia lanjut kini mulai menunjukkan tren peningkatan pada generasi muda, termasuk Gen Z.
Data dan pengamatan para ahli kesehatan menunjukkan adanya perubahan pola usia pasien dalam satu dekade terakhir. Gaya hidup modern, kurang aktivitas fisik, hingga kebiasaan konsumsi makanan tidak sehat diduga menjadi faktor utama yang mempercepat risiko penyakit kardiovaskular pada usia produktif.
Dapatkan informasi terbaru dari BACOTAN GEN Z tentang tren digital, teknologi, hiburan, gaya hidup, dan perkembangan Gen Z terkini setiap hari hanya untuk Anda.
Tren Kasus Penyakit Jantung di Usia Muda
Pada Selasa, 12 Mei 2026, dokter sekaligus edukator kesehatan, Adam Prabata, menyoroti meningkatnya kasus penyakit jantung pada kelompok usia muda di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa rata-rata usia diagnosis penyakit jantung kini semakin menurun secara signifikan dalam sepuluh tahun terakhir.
Berdasarkan data yang ia sampaikan, rata-rata usia diagnosis pertama penyakit jantung turun dari 48,5 tahun pada 2013 menjadi 43,2 tahun pada 2023. Perubahan ini menunjukkan bahwa penyakit yang dahulu identik dengan lansia kini mulai banyak menyerang kelompok usia produktif.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan adanya pergeseran pola penyakit tidak menular di masyarakat. Gen Z yang saat ini berada pada rentang usia remaja hingga dewasa awal menjadi kelompok yang mulai ikut terdampak tren tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Faktor Genetik dan Risiko Keluarga
Selain gaya hidup, faktor genetik juga memiliki peran penting dalam risiko penyakit jantung. Dr. Adam Prabata menjelaskan bahwa lebih dari 60 persen pasien serangan jantung usia muda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.
Ia menambahkan, seseorang yang memiliki anggota keluarga laki-laki dengan riwayat serangan jantung sebelum usia 45 tahun atau perempuan sebelum 55 tahun memiliki risiko yang jauh lebih tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa faktor keturunan tidak bisa diabaikan.
Riwayat keluarga menjadi salah satu indikator awal yang perlu diperhatikan sejak dini. Meski demikian, faktor genetik biasanya semakin berbahaya jika dikombinasikan dengan gaya hidup yang tidak sehat.
Baca Juga: Survei Ungkap Gen Z Cuma Bertahan 1,8 Tahun di Satu Pekerjaan, Ini Alasannya
Gaya Hidup Modern Sebagai Pemicu Utama
Pada laporan yang sama, dr. Adam menegaskan bahwa gaya hidup modern menjadi pemicu terbesar meningkatnya penyakit jantung pada Gen Z. Kebiasaan seperti kurang bergerak, sering begadang, dan konsumsi makanan ultra-proses menjadi faktor yang paling sering ditemukan.
Selain itu, penggunaan layanan pesan antar makanan yang tinggi, kebiasaan bekerja atau belajar tanpa aktivitas fisik, serta penggunaan gawai hingga larut malam turut memperburuk kondisi kesehatan jantung. Pola hidup sedentari ini membuat tubuh minim aktivitas pembakaran energi.
Kebiasaan tersebut secara perlahan menimbulkan akumulasi risiko seperti obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Semua kondisi ini merupakan faktor utama yang dapat memicu penyakit jantung di usia muda.
Kesadaran dan Pencegahan Sejak Dini
Pakar kesehatan menekankan pentingnya perubahan gaya hidup sebagai langkah pencegahan utama. Pemeriksaan kesehatan rutin seperti tekanan darah, gula darah, dan kolesterol dianjurkan dilakukan sejak usia muda untuk mendeteksi risiko lebih awal.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mulai memperbaiki pola makan dengan mengurangi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau berolahraga teratur juga sangat disarankan.
Pada akhirnya, kesadaran Gen Z terhadap kesehatan jantung menjadi faktor penting dalam mencegah peningkatan kasus di masa mendatang. Tanpa perubahan gaya hidup, risiko penyakit jantung diperkirakan akan terus meningkat pada kelompok usia muda.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di BACOTAN GEN Z agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari health.detik.com
- Gambar Kedua dari beautynesia.id