Polisi mengamankan 9 remaja setelah video konvoi sambil memamerkan senjata tajam viral di Mataram. Mereka masih menjalani pemeriksaan.
Aksi sekelompok remaja yang berkendara sambil memamerkan senjata tajam di jalan raya Kota Mataram menjadi perhatian setelah videonya viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah remaja melakukan konvoi dengan membawa senjata tajam saat melintas di jalan.
Polresta Mataram kemudian menelusuri keberadaan mereka setelah aksi tersebut menimbulkan keresahan masyarakat. Hingga Jumat, 11 September 2026, polisi telah mengamankan sembilan remaja yang diduga berada dalam video viral tersebut.
Untuk mendapatkan informasi yang lebih luas, kamu dapat melanjutkan penelusuran mengenai aksi konvoi remaja dan kasus senjata tajam yang terjadi di Mataram, hanya di BACOTAN GEN Z.
Video Konvoi Pamer Sajam Viral
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok remaja berkendara secara ugal-ugalan sambil membawa senjata tajam. Aksi tersebut berlangsung di jalan raya dan mendapat perhatian karena dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dalam rekaman yang beredar, sejumlah senjata tajam seperti celurit dan parang berukuran besar terlihat dibawa oleh para remaja. Polisi kemudian bergerak setelah menerima informasi mengenai video tersebut.
Aksi Remaja Resahkan Masyarakat
Kepala Satreskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra mengatakan polisi mengambil langkah setelah aksi tersebut menimbulkan keresahan, terutama bagi masyarakat dan pengguna jalan.
Petugas kemudian menelusuri jejak para remaja yang terlihat dalam video. Penelusuran tersebut dilakukan untuk mengetahui identitas serta keberadaan mereka.
Polisi Telusuri Video yang Beredar
Video yang viral menjadi salah satu informasi awal bagi polisi dalam melakukan penyelidikan. Aparat mencocokkan informasi dari rekaman dengan hasil penelusuran di lapangan.
Proses tersebut kemudian menghasilkan pengamanan terhadap sejumlah remaja. Polisi masih mengejar beberapa orang lain yang diduga berada dalam video tersebut.
Sembilan Remaja Diamankan Polisi
Polresta Mataram telah mengamankan sembilan remaja yang diduga berkaitan dengan aksi konvoi tersebut. Pengamanan dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari.
Menurut keterangan polisi, empat remaja diamankan pada Minggu, 6 September 2026. Lima remaja lainnya kemudian diamankan pada Jumat, 11 September 2026.
Masih Berusia Anak
AKP I Made Dharma Yulia Putra menjelaskan bahwa sembilan remaja tersebut masih berusia anak. Rata-rata usia mereka berada pada kisaran 14 hingga 15 tahun.
Di antara mereka juga terdapat remaja yang masih berstatus pelajar kelas dua SMP. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan tersendiri dalam penanganan kasus oleh kepolisian.
Polisi Masih Memburu Remaja Lain
Pengamanan sembilan remaja belum menghentikan penyelidikan. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah remaja lain yang diduga terlihat dalam video konvoi tersebut.
Aparat juga masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui secara lengkap siapa saja yang terlibat dalam aksi tersebut serta bagaimana kegiatan konvoi itu berlangsung.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Polisi Dalami Motif Aksi Konvoi
Setelah mengamankan para remaja, polisi melakukan pemeriksaan untuk mengetahui alasan mereka melakukan konvoi sambil membawa senjata tajam.
Dari pemeriksaan sementara, polisi memperoleh informasi bahwa para remaja berada di bawah pengaruh minuman beralkohol ketika melakukan aksi tersebut. Namun, polisi masih mendalami motif sebenarnya.
Pemeriksaan Masih Berlangsung
AKP I Made Dharma mengatakan informasi mengenai pengaruh alkohol masih menjadi bagian dari pemeriksaan. Polisi belum menyimpulkan seluruh motif di balik aksi tersebut.
Aparat masih menggali keterangan dari para remaja untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai rangkaian kejadian sebelum dan saat konvoi berlangsung.
Status Hukum Belum Ditentukan
Polisi menegaskan sembilan remaja yang diamankan masih berstatus sebagai orang yang menjalani pemeriksaan. Mereka belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Jika penyidik menemukan bukti yang cukup, kepolisian akan menentukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Penanganan juga mempertimbangkan usia para remaja yang masih tergolong anak.
Baca Juga:Â Gen Z Gemar Olahraga, Lifestyle Sehat atau Sekadar Ikut Tren Sosial Media?
Polisi Siapkan Tindakan Tegas
Polresta Mataram terus mengembangkan penyelidikan untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam aksi konvoi tersebut. Polisi juga masih mengejar beberapa remaja lain yang belum diamankan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap keresahan masyarakat akibat aksi membawa senjata tajam di jalan raya. Polisi ingin mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Penindakan Menunggu Bukti
Kepolisian akan mengambil langkah hukum apabila hasil pemeriksaan menemukan bukti yang mencukupi. Proses tersebut akan mengikuti aturan yang berlaku terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.
Polisi juga terus mendalami barang bukti serta keterangan yang berkaitan dengan video viral tersebut. Hasil pemeriksaan akan menentukan langkah selanjutnya.
Keamanan Pengguna Jalan Jadi Perhatian
Aksi konvoi sambil memamerkan senjata tajam menjadi perhatian karena berlangsung di ruang publik. Pengguna jalan dapat merasa terancam ketika melihat sekelompok orang membawa senjata dalam perjalanan.
Karena itu, polisi terus melakukan pengejaran dan pemeriksaan untuk mencegah aksi serupa mengganggu keamanan masyarakat di Kota Mataram.
Kesimpulan
Polresta Mataram telah mengamankan sembilan remaja setelah video konvoi sambil memamerkan senjata tajam viral di media sosial. Mereka diamankan secara bertahap, dengan empat orang pada 6 September dan lima lainnya pada 11 September 2026.
Kesembilan remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan dan belum berstatus tersangka. Polisi masih mengejar remaja lain yang diduga terlibat serta mendalami motif aksi tersebut sebelum menentukan proses hukum berikutnya.
Yuk, lihat lebih jauh informasi terbaru seputar berbagai kejadian viral, kriminal, dan peristiwa yang sedang ramai diperbincangkan, hanya di BACOTAN GEN Z.