Survei terbaru menunjukkan Gen Z dan Milenial memiliki kebiasaan liburan serupa, terutama dalam motivasi dan perencanaan perjalanan.
Liburan selalu dinanti semua generasi, mulai Gen-X, Milenial, hingga Gen Z, masing-masing punya cara melepas penat. Survei RedDoorz baru-baru ini mengungkap fakta menarik: Gen Z dan Milenial ternyata memiliki banyak kesamaan dalam gaya liburan, terutama soal motivasi dan perencanaan perjalanan.
Temukan rangkuman informasi menarik lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di BACOTAN GEN Z.
Generasi “Healing” Dan Spontanitas, Motif Liburan Yang Serupa
Survei RedDoorz menunjukkan bahwa 67% Gen Z dan Milenial memiliki tujuan utama yang sama dalam berlibur: mencari “healing” dari stres. Ini berbeda signifikan dengan Gen-X yang lebih memprioritaskan waktu berkualitas bersama keluarga (57%). Perbedaan motivasi ini mencerminkan dinamika gaya hidup dan tekanan yang dihadapi oleh masing-masing generasi.
Selain motivasi “healing”, Gen Z dan Milenial juga memiliki kesamaan dalam hal perencanaan liburan. Sebesar 41% dari kedua generasi ini lebih suka merencanakan liburan secara spontan atau mendadak. Kontras dengan Gen-X yang cenderung merencanakan liburan jauh-jauh hari, bahkan berbulan-bulan sebelumnya (29%).
Gaya spontanitas ini turut memengaruhi kebiasaan mereka dalam memesan akomodasi. Cut Nany, Head of Integrated Communications RedDoorz, menjelaskan bahwa tingginya angka pemesanan hotel pada H-1 hingga di hari yang sama saat menginap, mencerminkan kecenderungan ini. Fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci bagi mereka.
Durasi Liburan Dan Sumber Inspirasi, Lebih Cepat Dan Digital
Meskipun memiliki tujuan dan gaya perencanaan yang mirip, ada pula perbedaan halus dalam durasi liburan. Rata-rata Gen Z dan Milenial menghabiskan sekitar tiga hari untuk berlibur. Durasi ini cenderung lebih singkat dibandingkan Gen-X yang bisa berlibur hingga tujuh hari.
Perbedaan juga terlihat jelas dalam cara mereka mencari inspirasi liburan. Sebanyak 73% Gen Z dan Milenial memilih media sosial sebagai sumber utama inspirasi liburan mereka. Platform visual seperti Instagram dan TikTok menjadi jendela bagi mereka untuk menemukan destinasi menarik dan aktivitas seru.
Sebaliknya, Gen-X masih setia menggunakan mesin pencari seperti Google untuk mencari informasi dan inspirasi liburan. Ini menunjukkan pergeseran perilaku pencarian informasi antar generasi, di mana media sosial semakin mendominasi sebagai rujukan utama bagi generasi muda.
Baca Juga: Waspada Gen Z! Gaya Hidup Modern Diam-Diam Mengancam Kesehatanmu, Ini 5 Penyakit Yang Mengintai!
Yogyakarta Dan Bandung, Destinasi Favorit Lintas Generasi
Terlepas dari perbedaan dalam motivasi, perencanaan, dan sumber inspirasi, ada satu hal yang menyatukan ketiga generasi ini: preferensi destinasi liburan. Yogyakarta dan Bandung menjadi dua kota favorit yang paling banyak dipilih oleh Gen-X, Milenial, dan Gen Z sepanjang tahun 2023.
Kedua kota ini menawarkan daya tarik yang universal, mulai dari kekayaan budaya, keindahan alam, hingga kuliner yang beragam dan suasana yang nyaman. Popularitas Yogyakarta dan Bandung menunjukkan bahwa destinasi dengan paket lengkap masih menjadi pilihan utama bagi wisatawan Indonesia.
Pilihan destinasi ini juga mengindikasikan bahwa meskipun gaya berlibur bisa berbeda, daya tarik kota-kota besar dengan pesona uniknya tetap relevan bagi semua segmen usia. Baik untuk “healing” spontan maupun liburan keluarga terencana, Yogyakarta dan Bandung selalu berhasil memikat hati wisatawan.
Pergeseran Paradigma Liburan, Lebih Dari Sekadar Rekreasi
Kesamaan gaya liburan antara Gen Z dan Milenial menyoroti pergeseran paradigma tentang makna liburan itu sendiri. Bagi mereka, liburan bukan hanya tentang rekreasi fisik, tetapi juga tentang kesehatan mental dan emosional. Konsep “healing” menjadi inti dari pengalaman perjalanan.
Spontanitas dalam perencanaan juga mencerminkan gaya hidup yang lebih fleksibel dan adaptif, di mana keputusan dapat dibuat dengan cepat tanpa banyak birokrasi. Ini adalah respons terhadap dunia yang serba cepat dan penuh ketidakpastian.
Pemahaman tentang tren ini sangat penting bagi industri pariwisata. Menargetkan Gen Z dan Milenial memerlukan strategi pemasaran yang berfokus pada pengalaman otentik, kesehatan mental, dan kemudahan akses informasi melalui platform digital.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di BACOTAN GEN Z agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari goodstats.id
- Gambar Kedua dari brilio.net