Media sosial belakangan terasa lebih tenang dibandingkan suasana menjelang Pemilihan, Sejumlah pengguna menilai konten provokatif dan hoaks mulai berkurang.
Namun, kondisi ini bukan berarti masyarakat bisa lengah. Generasi Z atau Gen Z justru mengingatkan pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau membagikannya. Nah, buat kamu yang ingin mengikuti berita viral, tren media sosial, isu terkini, gaya hidup anak muda, hingga berbagai topik yang sedang ramai diperbincangkan, jangan lupa kunjungi BACOTAN GEN Z!
Media Sosial Dinilai Lebih Kondusif
Mahasiswa Magister Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta, Josua Erlangga, menilai meredanya ketegangan politik turut memengaruhi penurunan konten provokatif di media sosial. Menurutnya, kepentingan politik menjelang pemilu sering mendorong munculnya kampanye hitam.
Setelah pemilihan presiden berakhir, persaingan politik yang mereda turut memengaruhi suasana ruang digital. Sejumlah pengguna pun merasakan linimasa yang lebih nyaman dibandingkan periode sebelumnya.
Meski demikian, suasana yang lebih kondusif belum menjamin seluruh informasi di internet benar. Pengguna tetap perlu memeriksa setiap klaim, terutama informasi yang memancing emosi atau menyudutkan pihak tertentu.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Gen Z Ingatkan Bahaya Hoaks
Mahasiswi Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta, Allymatul, mengingatkan bahwa hoaks dan misinformasi masih beredar di media sosial. Ia mendorong masyarakat untuk memeriksa sumber informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Hoaks dapat memicu kesalahpahaman, merusak reputasi seseorang, bahkan memperuncing konflik di masyarakat. Informasi yang tersebar luas juga belum tentu memiliki dasar fakta yang kuat.
Karena itu, Gen Z perlu mengambil peran dalam membangun ruang digital yang sehat. Kebiasaan membaca secara kritis dan membandingkan informasi dari sumber tepercaya dapat membantu mengurangi penyebaran kabar palsu.
Baca Juga:Â Gen Z Wajib Tahu! Lagu Stop the Wedding! Ramai Disorot karena Pesan Anti-Red Flag
Komdigi Tangani Jutaan Konten Negatif
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi mencatat penanganan sekitar 5,15 juta konten negatif sepanjang 20 Oktober 2024 hingga 11 September 2026. Data tersebut menunjukkan besarnya tantangan dalam menjaga ruang digital tetap aman.
Sepanjang 2025, Komdigi juga memutus akses terhadap sekitar 2,74 juta konten negatif. Konten perjudian mendominasi jumlah tersebut, disusul konten pornografi dan kategori pelanggaran lainnya.
Angka penanganan itu menunjukkan upaya pemerintah dalam membatasi konten bermasalah. Namun, masyarakat tetap perlu memahami bahwa penindakan saja tidak cukup tanpa peningkatan literasi digital.
Periksa Informasi Sebelum Membagikannya
Masyarakat dapat memulai langkah sederhana dengan memeriksa sumber asli sebuah berita. Bandingkan informasi dari beberapa media tepercaya dan perhatikan tanggal publikasinya agar tidak terkecoh oleh konten lama yang kembali beredar.
Pengguna juga perlu berhati-hati terhadap foto, video, atau rekaman yang mungkin telah diedit menggunakan kecerdasan buatan. Tampilan yang meyakinkan tidak selalu membuktikan bahwa sebuah konten benar-benar terjadi.
Selain itu, masyarakat dapat melaporkan konten yang diduga melanggar aturan melalui kanal pengaduan resmi pemerintah. Langkah ini dapat membantu pihak berwenang menindaklanjuti informasi yang berpotensi merugikan masyarakat.
Kesimpulan
Konten negatif di media sosial dinilai lebih berkurang dibandingkan masa ketegangan politik menjelang pemilu. Namun, Gen Z mengingatkan bahwa hoaks dan misinformasi masih menjadi ancaman. Pemerintah, platform digital, dan masyarakat perlu bekerja sama membangun ruang digital yang sehat. Dengan memeriksa fakta sebelum membagikan informasi, setiap pengguna dapat membantu mencegah penyebaran kabar palsu. Tetap kritis, jangan gampang termakan hoaks, dan ikuti terus perkembangan dunia Gen Z bersama BACOTAN GEN Z!