Lagu Raim Laode kembali viral setelah muncul sebagai soundtrack video anomali Gen Z yang ramai dibagikan di media sosial.

Karya musik Raim Laode sepertinya punya cara sendiri untuk kembali mencuri perhatian publik. Setelah dikenal lewat lagu-lagu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, karya musisi asal Wakatobi itu kini ikut meramaikan berbagai konten hiburan di media sosial.
Instagram dan TikTok menjadi tempat lagu Raim kembali terdengar. Netizen memakai sejumlah karyanya sebagai backsound untuk video lucu, parodi, sampai konten yang menggambarkan tingkah unik generasi muda. Simak ulasan lengkapnya dari BACOTAN GEN Z.
Lagu Raim Laode Ramai Dipakai di Media Sosial
Fenomena penggunaan lagu Raim Laode sebagai backsound sebenarnya menunjukkan bagaimana masyarakat menikmati musik dengan cara yang semakin beragam. Sebuah lagu tidak hanya hadir dalam bentuk video musik atau panggung pertunjukan.
Pengguna media sosial bisa mengambil bagian tertentu dari lagu, lalu memasangkannya dengan video yang memiliki suasana berbeda. Hasilnya, makna lagu pun dapat terasa lebih ringan, lucu, atau bahkan sengaja dibuat kontras dengan visual.
Kondisi tersebut ikut membuat karya Raim kembali muncul di linimasa banyak pengguna. Lagu yang sebelumnya hadir dalam konteks tertentu kini mendapatkan ruang baru lewat kreativitas netizen.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Raim Laode Justru Ikut Tertawa
Menariknya, Raim Laode tidak menunjukkan keberatan ketika lagunya dipakai dalam berbagai konten parodi. Ia justru menanggapi fenomena tersebut dengan santai dan sempat tertawa ketika membicarakannya.
Raim melihat karya seni sebagai sesuatu yang akhirnya hidup di tengah masyarakat. Setelah sebuah lagu dirilis, pendengar memiliki kebebasan untuk menikmati dan menafsirkannya sesuai pengalaman masing-masing.
“Itu kan ketika karya seni dilempar ke dunia, memang seperti miliknya dunia toh?” ujar Raim Laode di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Baca Juga: Dipopulerkan Gen Z, 7 Kata Sehari-hari Ini Sudah Masuk KBBI!
Raim Tak Mau Membatasi Cara Pendengar Menikmati Lagu
Bagi Raim, seorang musisi tidak bisa menentukan secara mutlak bagaimana orang lain harus menikmati karyanya. Ia memilih melihat respons publik sebagai bagian dari perjalanan sebuah lagu setelah keluar dari tangan penciptanya.
Pendengar bisa menemukan makna yang berbeda dari sebuah karya. Begitu pula pengguna media sosial yang memakai lagu sebagai pengiring video dengan konsep yang tidak selalu sama dengan cerita asli lagu tersebut.
“Terserah orang mau interpretasikan lagu kita pakai telinganya, itu bebas-bebas saja. Berarti lagunya sampai toh?” kata Raim sambil tertawa.
Video Anomali Gen Z Ikut Bikin Lagu Makin Dikenal
Konten anomali Gen Z menjadi salah satu jenis video yang belakangan ramai menghiasi media sosial. Konten semacam ini biasanya mengandalkan tingkah absurd, situasi tidak terduga, atau potongan video yang sengaja dibuat untuk memancing reaksi penonton.
Ketika lagu yang sudah dikenal banyak orang masuk sebagai backsound, video tersebut terasa semakin mudah dikenali. Pengguna lain kemudian ikut memakai audio yang sama dan membuat versi mereka sendiri.
Pola seperti itu membuat sebuah lagu bisa kembali mendapatkan perhatian tanpa harus menjalani promosi dalam bentuk konvensional. Kreativitas pengguna justru membantu memperluas jangkauan musik di ruang digital.
Sikap Santai Raim Jadi Sorotan
Sikap Raim Laode menghadapi tren tersebut menunjukkan sisi lain dari hubungan musisi dengan pendengar. Ia tidak melihat penggunaan lagunya dalam konten hiburan sebagai sesuatu yang harus selalu dikontrol.
Raim justru menganggap kebebasan berekspresi sebagai bagian dari perjalanan karya. Selama musiknya masih didengar dan mampu memberikan emosi kepada orang lain, ia merasa pesan sebagai seorang musisi sudah tersampaikan.
Kedekatan seperti ini juga membuat hubungan Raim dengan penggemarnya terasa lebih cair. Di tengah tren media sosial yang bergerak cepat, sebuah lagu bisa menemukan kehidupan baru lewat cara-cara yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh penciptanya.
Sekarang, karya Raim Laode kembali ramai terdengar dalam berbagai video. Salah satunya lagu Iqro yang ikut digunakan netizen sebagai pengiring konten. Jadi, sudah ada yang memakai lagu Raim untuk bikin konten sendiri?