Di tengah gemerlap era digital dan kemudahan akses, generasi muda kini dihadapkan pada godaan gaya hidup konsumtif yang kian masif.

Tekanan sosial, FOMO (Fear of Missing Out), dan tawaran belanja instan menjadi bumerang yang dapat menjerumuskan mereka pada jurang ketidakstabilan finansial. Oleh karena itu, penting sekali untuk membekali generasi muda, khususnya mahasiswa. Dengan literasi keuangan yang memadai agar dapat mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
Temukan rangkuman informasi menarik dan berita paling terviral lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di BACOTAN GEN Z.
Ancaman Kemiskinan Akibat Perilaku Konsumtif
Perilaku keuangan yang impulsif dan tidak terkontrol menjadi salah satu pemicu utama risiko kemiskinan di kalangan generasi muda. Pola konsumsi berlebihan, terutama yang didorong oleh keinginan untuk mengikuti tren atau gaya hidup tertentu. Namun, seringkali membuat mereka terjebak dalam lingkaran utang. Hal ini menciptakan situasi finansial yang rentan, bahkan sebelum mereka benar-benar memulai karier.
Tekanan sosial dan lingkungan juga berperan besar dalam membentuk perilaku konsumtif ini. Keinginan untuk selalu tampil ‘up-to-date’ atau memiliki barang-barang terbaru seringkali mengalahkan rasionalitas dalam mengelola uang. Akibatnya, banyak mahasiswa yang terjebak dalam pembelian impulsif dan tidak esensial, mengabaikan pentingnya menabung atau berinvestasi untuk masa depan.
Kondisi ini diperparah dengan kemudahan akses pada berbagai platform pinjaman online yang menawarkan pinjaman instan. Meskipun tampak sebagai solusi cepat, jika tidak diimbangi dengan pemahaman finansial yang kuat, pinjaman tersebut justru dapat menjadi jerat utang yang sulit dilepaskan, memperparah kondisi keuangan mereka.
Kampanye KOMA, Gerakan Sadar Finansial
Merespons tantangan ini, Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) bersama Kredit Pintar meluncurkan kampanye literasi keuangan bernama KOMA (Kemiskinan, Obrolan, Mimpi, Aksi) Berhenti Sebelum Titik. Inisiatif ini dirancang untuk mengajak mahasiswa Polimedia dan generasi muda Indonesia agar lebih sadar dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan pribadi mereka.
Ketua Pelaksana Kampanye KOMA Polimedia, Rizky Kertanegara, menekankan bahwa kampanye ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi risiko finansial. Melalui pendekatan yang interaktif dan relevan dengan kehidupan mahasiswa, kampanye KOMA diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan.
Baca Juga: Awas! Generasi Z Paling Parah Kena Burnout, Kamu Termasuk?
Tantangan Generasi Muda Dalam Pengelolaan Keuangan

Generasi muda saat ini menghadapi tantangan unik dalam pengelolaan keuangan, salah satunya adalah tekanan gaya hidup digital. Paparan terus-menerus terhadap media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah dan konsumtif dapat memicu FOMO.
Selain itu, kemudahan transaksi digital juga menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi memudahkan, namun di sisi lain, dapat membuat pengeluaran menjadi kurang terkontrol. Kurangnya kesadaran akan jejak finansial digital dan godaan konsumsi instan seringkali membuat mahasiswa rentan terhadap ketidakstabilan finansial.
Fenomena “buy now, pay later” juga menjadi godaan besar bagi generasi muda. Meskipun menawarkan kemudahan, skema pembayaran ini jika tidak digunakan dengan bijak, dapat menimbulkan tumpukan utang yang tidak terasa. Edukasi mengenai konsekuensi dari setiap keputusan finansial sangat krusial.
Literasi Keuangan Untuk Pembangunan Berkelanjutan
Peningkatan literasi keuangan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga memiliki korelasi kuat dengan pembangunan berkelanjutan. Kredit Pintar menilai bahwa inisiatif literasi keuangan ini merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin satu, yaitu “No Poverty”.
Brand Manager Kredit Pintar, Puji Sukaryadi, menjelaskan bahwa edukasi keuangan membantu individu keluar dari kemiskinan dan mencegah mereka kembali jatuh ke dalam kondisi tersebut. Dengan pemahaman finansial yang baik, generasi muda dapat membangun kemandirian ekonomi, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara luas.
Melalui kampanye KOMA, diharapkan tercipta generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga cakap dalam mengelola keuangan. Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di BACOTAN GEN Z agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
- Gambar Utama dari money.kompas.com
- Gambar Kedua dari money.kompas.com