Keinginan menunaikan ibadah haji ternyata tidak hanya menjadi impian generasi yang lebih tua.
Generasi Z dan milenial juga mulai menunjukkan perhatian terhadap perjalanan spiritual menuju Tanah Suci. Fenomena ini terlihat dari data Badan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH yang mengungkap bahwa kedua generasi tersebut menyumbang sekitar 25 persen dari total 5,8 juta pendaftar haji di Indonesia.
Yuk terus update dengan informasi menarik dan tren terbaru! Kunjungi dan ikuti BACOTAN GEN Z.
BPKH Ungkap Fakta Mengejutkan Tentang Pendaftar Haji
Data BPKH menunjukkan bahwa sekitar seperempat dari total 5,8 juta pendaftar haji berasal dari kalangan Gen Z dan milenial. Informasi tersebut disampaikan anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, di Jakarta pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa persiapan menunaikan ibadah haji juga menjadi perhatian kelompok usia muda. Keinginan untuk berangkat ke Tanah Suci tidak selalu harus menunggu seseorang memasuki usia lanjut, karena perencanaan dapat dimulai sejak usia produktif.
Selain itu, Gen Z dan milenial memiliki potensi besar dalam membangun kesadaran mengenai pentingnya persiapan ibadah. Namun, angka 25 persen tersebut merupakan gabungan kedua generasi, bukan persentase masing-masing kelompok secara terpisah.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Anak Muda Mulai Melirik Perencanaan Haji Sejak Dini
Besarnya kontribusi generasi muda dalam pendaftaran haji menjadi peluang untuk memperkuat literasi keuangan. Anak muda dapat mulai menetapkan tujuan finansial jangka panjang, termasuk mempersiapkan dana untuk menunaikan ibadah haji.
Perencanaan sejak dini juga membantu seseorang membangun kebiasaan menyisihkan penghasilan secara teratur. Dengan menyesuaikan jumlah tabungan terhadap kemampuan finansial, persiapan biaya haji dapat dilakukan secara bertahap tanpa mengabaikan kebutuhan pokok.
Meski demikian, niat berhaji tetap perlu diiringi perencanaan yang realistis. Anak muda perlu memahami ketentuan pendaftaran, biaya yang harus dipersiapkan, serta kemungkinan panjangnya masa tunggu sebelum memperoleh jadwal keberangkatan.
Baca Juga:Â Viral di TikTok! Tren Pelihara Ikan Bikin Gen Z Jatuh Hati, Hobi yang Tak Disangka Jadi Favorit Anak Muda
Gen Z Punya Peran Penting Menyebarkan Edukasi
Di era digital, Gen Z memiliki peluang untuk menyebarkan informasi positif melalui media sosial. Konten mengenai kebiasaan menabung, pengelolaan uang, dan persiapan ibadah dapat membantu menjangkau lebih banyak orang dengan bahasa yang dekat dengan keseharian mereka.
BPKH juga mendorong generasi muda agar lebih aktif mengenalkan pentingnya kemandirian finansial. Tujuannya adalah memperluas pemahaman bahwa perencanaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan konsumtif, tetapi juga dapat diarahkan pada tujuan spiritual.
Walaupun demikian, informasi yang dibagikan perlu bersumber dari pihak tepercaya. Dengan memahami prosedur resmi dan menghindari tawaran yang menjanjikan keberangkatan tanpa dasar jelas, calon jemaah dapat mempersiapkan perjalanan ibadah secara lebih aman.
Persiapan Haji Bukan Hanya Soal Uang
Menabung merupakan langkah penting, tetapi persiapan haji juga mencakup kesiapan fisik, mental, dan pemahaman mengenai rangkaian ibadah. Karena itu, generasi muda dapat memanfaatkan waktu sebelum keberangkatan untuk mempelajari manasik serta membangun kebiasaan hidup sehat.
Calon jemaah juga perlu mencari informasi melalui saluran resmi mengenai pendaftaran, setoran awal, dokumen persyaratan, dan perkembangan masa tunggu. Langkah ini membantu mereka membuat keputusan berdasarkan informasi yang benar, bukan sekadar mengikuti tren.
Di sisi lain, keluarga dan lingkungan sekitar dapat memberikan dukungan dengan membangun kebiasaan finansial yang sehat. Ketika niat baik disertai pengetahuan dan perencanaan matang, impian berangkat ke Tanah Suci dapat diperjuangkan secara lebih terarah.
Kesimpulan
Data BPKH yang menyebut Gen Z dan milenial menyumbang sekitar 25 persen dari total 5,8 juta pendaftar haji menjadi gambaran menarik tentang keterlibatan generasi muda dalam mempersiapkan ibadah.
Meski angka tersebut tidak berarti seluruh anak muda telah siap berangkat, fakta ini menegaskan pentingnya edukasi keuangan dan perencanaan sejak dini. Dengan menabung secara disiplin, memahami prosedur resmi, serta menjaga kesiapan fisik dan mental, generasi muda dapat mulai melangkah untuk mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci. Yuk, gabung bersama BACOTAN GEN Z sekarang dan jangan sampai ketinggalan cerita serta informasi menarik yang lagi ramai dibicarakan!