Usia 70 Tahun, Eva Masih Rajin Angkat Beban
Eva Birath kini berusia 70 tahun. Alih-alih mengurangi aktivitas fisik karena faktor usia, ia justru tetap konsisten berlatih. Eva melakukan latihan angkat beban hingga empat kali dalam seminggu.
Menariknya, Eva tidak selalu berlatih sendirian. Ia terkadang mengajak cucunya untuk ikut melakukan latihan beban. Baginya, olahraga bukan sekadar cara membentuk otot, tetapi juga kebiasaan yang membantu menjaga tubuh tetap aktif.
Eva mulai serius menekuni dunia kebugaran sejak puluhan tahun lalu. Ia bahkan mengikuti kompetisi binaraga pertamanya ketika berusia 47 tahun. Meski saat itu pengetahuannya tentang pose dan persiapan kompetisi masih terbatas, Eva berhasil memenangkan kompetisi tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Bukan Cuma Olahraga, Ini Kebiasaan Eva Sehari-hari
Latihan beban bukan satu-satunya aktivitas yang Eva lakukan untuk menjaga kebugaran. Ia juga rutin berjalan kaki, menjalani puasa, menggunakan sauna, hingga berendam di air dingin.
Eva menganggap kebugaran sebagai salah satu prioritas utama dalam hidupnya. Menurutnya, bertambahnya usia justru membuat aktivitas fisik semakin penting. Ia tidak ingin menjadikan usia sebagai alasan untuk berhenti bergerak.
Meski mengakui stamina tidak lagi sama seperti ketika masih muda, Eva tetap berusaha mempertahankan rutinitasnya. Ia percaya tubuh perlu terus dilatih agar tetap kuat dan mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik.
Baca Juga:Â Tak Pakai Cara Biasa! Petani Gen Z Andalkan Lebah Penyerbuk untuk Hemat Ongkos Bertani
Eva Jalani Pola Makan Karnivora
Selain olahraga, Eva juga menerapkan pola makan karnivora yang cukup kontroversial. Pola makan tersebut berfokus pada makanan yang berasal dari hewan dan menghindari buah, sayuran, biji-bijian, serta berbagai makanan nabati lainnya.
Eva mengatakan dirinya bisa mengonsumsi daging dalam jumlah besar setiap hari. Ia mengaku biasanya makan sekitar 800 gram daging sehari.
“Saya tidak makan apapun yang berasal dari tumbuhan, hanya yang berasal dari hewan. Saya pikir 80 persen kesehatan yang baik berasal dari apa yang kita makan,” kata Eva seperti dikutip dari The Irish Sun, Sabtu (8/8/2026).
Pola makan tersebut menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian dari rutinitas Eva. Namun, kebiasaan setiap orang tentu berbeda dan hasil yang dirasakan seseorang tidak otomatis berlaku bagi orang lain.
Tak Suka Bandingkan Diri dengan Orang Lain
Eva mengaku tidak menjadikan perempuan lain yang sebaya sebagai patokan untuk mengukur kondisi tubuhnya. Ia lebih memilih fokus pada kemampuan fisiknya sendiri dan bagaimana menjaga kebugaran seiring bertambahnya usia.
“Kalau saya membandingkan diri saya dengan perempuan berusia 70 tahun lainnya, kebugaran saya luar biasa. Tapi saya tidak membandingkan diri. Menurut saya, kebanyakan orang tidak sehat dan lemah,” ujar Eva.
Sebagai seorang nenek yang memiliki tiga cucu, Eva ingin tetap aktif dan mandiri. Ia menilai latihan fisik semakin penting ketika seseorang memasuki usia lanjut karena tubuh membutuhkan stimulus agar kekuatan dan mobilitas tetap terjaga.
Diet Karnivora Eva Tak Bisa Jadi Patokan Semua Orang
Kisah Eva memang menarik, tetapi pola hidupnya tidak berarti cocok untuk semua orang. Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian adalah pola makan karnivora yang hanya mengandalkan makanan hewani.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa pola makan sehat perlu memperhatikan kecukupan, keseimbangan, moderasi, dan keberagaman. Artinya, kebutuhan nutrisi setiap orang perlu dipertimbangkan secara menyeluruh.
Karena itu, orang yang ingin mengubah pola makan atau memulai latihan intens sebaiknya mempertimbangkan kondisi tubuh masing-masing. Konsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli gizi juga dapat membantu menentukan pola makan dan aktivitas fisik yang sesuai.
Kisah Eva Birath pada akhirnya menunjukkan bahwa usia tidak selalu menjadi penghalang untuk tetap aktif. Rutinitas olahraga, kebiasaan hidup, dan konsistensi menjadi bagian dari perjalanan kebugarannya selama puluhan tahun. Namun, setiap orang tetap perlu memilih pola hidup yang aman dan sesuai dengan kebutuhan tubuhnya.