Mahasiswa Universitas Brawijaya meneliti fenomena Gen Z yang sering disebut mudah resign saat bekerja, apakah ini benar atau hanya stereotip?

Fenomena Gen Z yang sering disebut mudah berpindah pekerjaan kembali menjadi bahan perbincangan publik, terutama di dunia kerja yang terus berubah cepat. Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) ikut menyoroti isu ini melalui penelitian yang membahas perilaku kerja generasi muda.
Temukan rangkuman informasi menarik lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di BACOTAN GEN Z.
Tren Resign Gen Z di Dunia Kerja
Mahasiswa UB melihat bahwa tren resign di kalangan Gen Z tidak muncul tanpa alasan. Generasi ini tumbuh di era digital yang serba cepat, sehingga mereka terbiasa dengan perubahan yang dinamis. Mereka juga memiliki akses informasi luas tentang berbagai peluang kerja, sehingga mereka cenderung tidak bertahan lama di tempat kerja yang tidak sesuai ekspektasi.
Banyak responden dalam penelitian menyebutkan bahwa mereka keluar dari pekerjaan karena merasa tidak cocok dengan budaya kerja, jam kerja yang terlalu ketat, atau kurangnya ruang untuk berkembang. Faktor kesehatan mental juga muncul sebagai alasan utama.
Selain itu, perubahan nilai hidup ikut memengaruhi keputusan mereka. Banyak anak muda tidak hanya mengejar gaji, tetapi juga mencari makna dalam pekerjaan. Mereka ingin bekerja di lingkungan yang mendukung kreativitas dan keseimbangan hidup.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Resign
Penelitian mahasiswa UB menemukan bahwa keputusan resign tidak terjadi secara spontan. Banyak faktor yang saling berkaitan dan membentuk keputusan akhir. Salah satu faktor utama berasal dari beban kerja yang tidak seimbang dengan kompensasi yang diterima.
Lingkungan kerja juga memainkan peran besar dalam keputusan tersebut. Hubungan dengan atasan dan rekan kerja sering menentukan kenyamanan seseorang dalam bekerja. Gen Z cenderung lebih sensitif terhadap komunikasi yang tidak sehat atau sistem kerja yang terlalu kaku.
Faktor lain datang dari perkembangan teknologi dan peluang kerja yang luas. Gen Z dapat dengan mudah melihat lowongan baru melalui platform digital. Hal ini membuat mereka lebih percaya diri untuk berpindah pekerjaan ketika merasa tidak berkembang.
Baca Juga: Nongkrong Terus Tapi Tetap Nabung? Ini Caranya Untuk Gen Z
Apakah Gen Z Benar-Benar Mudah Resign?

Mahasiswa UB menyimpulkan bahwa label “mudah resign” tidak sepenuhnya tepat untuk menggambarkan Gen Z. Penelitian menunjukkan bahwa keputusan keluar dari pekerjaan lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi kerja daripada karakter generasi itu sendiri.
Sebagian besar responden juga menunjukkan komitmen tinggi terhadap pekerjaan yang sesuai dengan nilai mereka. Mereka tidak keberatan bekerja keras, selama perusahaan memberikan kejelasan arah karier dan lingkungan yang sehat.
Kesimpulan ini menantang stereotip lama yang menganggap Gen Z kurang sabar dalam bekerja. Data penelitian justru menunjukkan bahwa perusahaan perlu menyesuaikan pendekatan mereka agar dapat mempertahankan talenta muda lebih lama.
Dampak Bagi Dunia Kerja Modern
Hasil penelitian mahasiswa UB membawa pesan penting bagi perusahaan dan dunia kerja secara umum. Perusahaan perlu mulai memahami bahwa Gen Z memiliki ekspektasi berbeda terhadap pekerjaan. Mereka tidak hanya mencari stabilitas, tetapi juga keseimbangan hidup dan ruang pengembangan diri.
Perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perubahan ini berpeluang mempertahankan karyawan lebih lama. Mereka dapat menciptakan sistem kerja yang lebih fleksibel, transparan, dan komunikatif. Pendekatan seperti ini terbukti lebih sesuai dengan karakter generasi muda saat ini.
Di sisi lain, Gen Z juga perlu memahami bahwa dunia kerja tetap memiliki tantangan. Mereka perlu belajar membangun ketahanan mental dan kemampuan adaptasi agar dapat bertahan di berbagai situasi.
Pantau selalu beragam berita terkini yang akurat, terpercaya, dan mendalam, eksklusif hanya di BACOTAN GEN Z agar Anda tidak ketinggalan setiap perkembangan penting lainnya.
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari Tribunnews.com
- Gambar kedua dari Kompas.com